Pada Februari lalu,
sepasang kerangka laki-laki dan perempuan zaman batu baru yang saling
berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang kerangka yang saling berpelukan
hangat ini, menggoncang semua orang yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan,
bahwa sepasang kerangka ini telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun
lamanya di bawah tanah! pelukan selama 5.000 tahun ini bukan saja menggoncang
arkeolog, bahkan masyarakat dunia.
Untuk mempertahankan
gaya pelukan ini, ilmuwan belum memutuskan memisahkan potongan kerangka
tersebut. “Kami akan tetap mempertahankan sikap mereka
selama ini yaitu saling berpelukan.” Demikian ujar arkeolog Irena
Mannorti yang menemukan sepasang kerangka ini sepekan lalu.
Setelah kerangka itu
dipindahkan, ilmuwan akan meneliti lebih lanjut terhadap sepasang kekasih yang
saling berpelukan abadi ini. Selanjutnya, kerangka tersebut akan di simpan di
museum nasional Italia.
Menurut ilmuwan, bahwa
pengetahuan mereka terhadap pasangan kekasih zaman batu ini sangat sedikit.
Kerangka tersebut ditemukan di sebuah daerah pinggiran Kota Valdaro, Mantova,
karena itu dinamakan “kekasih Valdaro”.
Arkeolog nampaknya
sangat yakin bahwa mereka meninggal saat remaja, sebab gigi mereka masih utuh.
Selain itu, karena seiring dengan ditemukannya sebuah panah dan beberapa
perkakas di kerangka tersebut, dapat diketahui kalau mereka meninggal pada
zaman batu. Dan di balik legenda yang dianggap paling agung dalam sejarah
arkeologi Italia ini masih banyak teka-teki yang perlu diuraikan.
Ada indikasi
menunjukkan, bahwa kedua insan ini bukannya meninggal dalam kondisi saling
berpelukan, melainkan dikubur demikian di tanah makam prasejarah.

0 Komentar untuk "Berpelukan Sehidup Semati Selama 5000 Tahun"